5 Hal yang jangan Dilakukan di Facebook Saat Proses Cerai


Jangan pernah melakukan 5 hal ini di jejaring sosial seperti facebook, twitter ataupun blog karena bisa merugikan Anda ketika proses perceraian berlangsung. Seperti dikutip dari situs Dr.Phill, sekarang ini para pengacara perceraian semakin mudah untuk menemukan bukti yang bisa merugikan Anda atau pasangan dari internet. Bukti tersebut bisa dipakai jika Anda dan pasangan tidak sepakat soal hak asuh atau harta gono-gini.

Nah penasaran apa saja kelima hal ini, langsung aja simak semuanya disini.

1. Menaruh Sembarang Foto

Scott mengatakan jauhi risiko Anda dijatuhkan pengacara pasangan karena menaruh foto-foto yang kurang berkenan di Facebook, Twitter atau blog. “Itu bisa menghantui Anda,” ujarnya. Berhati-hatilah saat menaruh foto di Facebook atau situs jejaring sosial lainnya. Foto yang menampilkan diri Anda tengah berpesta, minum alkohol, bisa jadi senjata melawan Anda. Foto itu akan digunakan untuk menjatuhkan jika Anda dan pasangan tengah memperebutkan hak asuh anak.

2. Pamer

Untuk Anda yang laki-laki, biasanya akan dituntut biaya pendidikan dan perawatan anak saat bercerai dari pasangan. Kalau Anda dan pasangan tidak kunjung mencapai kesepakatan soal biaya ini, usahakan jangan pamer apapun di Facebook. Menulis status baru saja membeli mobil baru atau membeli tiket liburan, tentu bisa jadi bumerang untuk Anda. Foto-foto yang menunjukkan Anda tengah berlibur atau berbelanja juga bisa jadi alat untuk menjatuhkan argumen Anda di pengadilan.

3. Tag Foto

“Teman Anda bukanlah teman Anda ketika proses cerai,” ujar Scott. Hal itu karena si teman justru bisa jadi orang yang tidak sengaja membuat Anda kalah di pengadilan. Pastikan teman Anda tidak menaruh foto Anda tengah bersenang-senang lalu men-tag Anda di foto tersebut. Kalau mereka melakukannya, ini bisa jadi merugikan Anda.

4. Menulis status yang tidak pantas
“Anda tentu tidak boleh menulis hal-hal yang buruk tentang hakim. Hakim juga manusia. Jika Anda mengatakan hal yang buruk tentang mereka, Anda bisa kalah,” saran Scott.

5. Terlalu Terbuka Soal Anak

Scott menyarankan, jika Anda dan pasangan punya ketidaksepahaman soal hak asuh anak, hakim tidak ingin melihat Anda membuat anak berada di antara dua pilihan. Jadi sebaiknya jangan berbagi soal apapun tentang apa yang Anda telah ketakan kepada anak. Biarkan hal itu menjadi rahasia Anda.

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan Anda Gimana?