Penemuan dan Inovasi Tercanggih

X2 Coaxial Rotor Helicopter (Heli tercepat di dunia)



Tahun lalu di kota Horseheads, N.Y., Kevin Bredenbeck menjadi the first pilot yang mengendarai Sikorsky Aircraft’s X2 technology demonstrator. uji yang sukses tersebut membuktikan kalau X2 engineering team telah menggebrak batas wajar dunia studi baling baling Helikopter. (Menjadikannya satu satunya TIm yang pernah membuat helikopter tercepat di dunia)

Weiner’s team meletakkan 2- single rotor bersamaan (twin), 26.4-foot-long rotor yang berputar pada baling balingnya.

Sekarang, X2 team menset speed bar high—at 287 mph. “tapi ahli fisika kami bilang kalau mesin ini bisa sampai 300 knots,” Weiner says. bisa banget buat njemput pasien yang lagi koit. (pick up a patient and return to a hospital by the time a conventional helicopter simply arrived on the scene.)

Microsoft Natal



Intinya komputer bisa membaca pergeraan kita gan. desain awalnya dari pengembang adalah nintendo Wii. Terus dia menggunakan kamera, infrared dan beberape perangkat tambahan. Di masa depan, PC udah ngga perlu pake mouse, ngga perlu pake keyboard
Batery Natrium sulfur skala Rumahan


Di barat emang bener bener lagi menggalakkan energi alternatif. Salah satu energi itu adalah angin. Pembangkit listrik dari angin emang lagi demen digunakan, tapi sayang belum ada penyimpan energi yang mumpuni untuk digunain di rumah tangga.

penemuan ini bener bener membuat masyarakat sedikit bernafas lega gan.
penemunya bernama Coors. Dia adalah seorang chief scientist di CoorsTek. Coors and fellow researcher John Watkins membuat prototype sandwiching pada material material— a sodium super-ionic conductor—antara sodium metal anode dan a still-undisclosed aqueous cathode. Mereka berharap pengembangan generator seharga $2000 (masih dlam tahap pengembangan skala massal ini) itu bisa menyimpan 5 kilowatts untuk 4 hours —and keep it up for 10 tahun.
Deep Space Plasma Thruster



Roket tenaga bahan kimia masih menjadi harapan NASA. Biasanya pelunuran roket butuh 3.8 million pond propilen yang sangat mahal. Oleg Batishchev, ketua tim riset dari MIT Department of Aeronautics and Astronautics, memperkenalkan bahan bakar roket yang inovatif, Mini-Helicon Plasma Thruster. Bahan bakar ini didesain lebih ringan, murah, mudah dipindah ketika di luar angkasa.

Sumber

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan Anda Gimana?